Cara Mengobati Penyakit Mata Ablasio Retina

Metode Perawatan dan Cara Mengobati Penyakit Mata Ablasio Retina - Pengobatan Ablasio Retina yaitu terdiri dari operasi yang dilakukan ahli medis profesional. Perawatan medis yang cepat dapat menyelamatkan penglihatan mata. Dan inilah beberapa saran terbaik yang perlu segera anda lakukan.


Penanganan secara dini Penyakit Mata Ablasio Retina.


Informasi yang terkait dengan penyakit mata :


Cara mengobati penyakit mata plus minus dengan bunga telang



Vitrektomi :
Vitrektomi adalah Operasi pengangkatan zat bening seperti gel yang mengisi bagian dalam mata, Vitrektomi merupakan tindakan pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat cairan mata, vitreus, yang ada di mata bagian tengah. Operasi ini biasanya dilakukan untuk mengatasi lepasnya retina dari dinding belakang mata (ablasio retina). Hal ini bertujuan untuk menyingkirkan cairan vitreus sehingga dokter spesialis mata dapat melihat bagian belakang mata dengan lebih jelas.

Selain itu, vitrektomi juga dilakukan untuk membuang darah di dalam cairan vitreus (vitreus hemoragik) yang tidak dapat diserap sendiri oleh tubuh. Saat vitrektomi, dokter akan memasukkan suatu instrumen kecil ke dalam mata, memotong lapisan mata, dan mengeluarkan cairan vitreus. Setelah cairan vitreus dikeluarkan, dokter akan mengobati kerusakan retina dengan laser (fotokoagulasi), memotong atau mengangkat jaringan parut di dalam retina, mengembalikan retina yang telah lepas, atau memperbaiki robekan atau lubang yang ada di dalam retina atau makula. Pelajari selengkapnya Apa itu Vitrektomi serta tindakan apa yang dilakukan saat operasi Vitrektomi.

Replantasi :
Operasi penyambungan bagian tubuh yang sepenuhnya terputus.

Bedah beku :
Operasi yang menggunakan suhu dingin ekstrem untuk menghancurkan jaringan yang sakit.

Sabuk sklera :
Sepotong spons silikon, karet, atau plastik yang dijahit ke putih mata (sclera) untuk memperbaiki retina yang terlepas.

Bedah laser :
Bedah menggunakan berkas cahaya yang sangat panas dan terfokus untuk menghilangkan jaringan dan mengontrol perdarahan.

Perhatian : *Informasi dalam artikel ini bukanlah resep atau nasehat medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan medis profesional.